Berita Utama

Pernikahan

Halaman Pelayanan Pernikahan

Untuk calon mempelai wanita

  1. Surat pengantar nikah dari RT dan RW
  2. Datanglah ke kantor Kepala Desa / Lurah sesuai domisili di KTP untuk mendapatkan surat kehendak nikah model N1, N2, dan N4
  3. Nah setelah itu calon mempelai pria, wanita dan juga wali datang ke KUA tempat penikahan akan digelar dengan membawa berkas:
  • Fotokopi KTP calon pengantin dan wali, akta kelahiran atau ijazah, serta KK masing-masing saru lembar
  • Pas foto kedua calon pengantin dengan latar belakang biru ukuran 2×3 (2 lembar) dan 4×6 (satu lembar). Lebih baik jika membawa lebih banyak
  • Bila calon pengantin usianya kurang dari 21 tahun, lampirkan surat ijin orangtua (model N5)
  • Surat ijin kematian (model N6) untuk calon pengantin janda/ duda yang pasangannya meninggal dunia
  • Akta cerai jika janda/ duda karena bercerai
  • Untuk calon pengantin dibawah umur (19 untuk pria dan 16 untuk wanita) harus membawa dispensasi dari Pengadilan Agama
  • Nah kalau si calon pengantin ini anggota ABRI atau POLRI wajib ada surat izin dari atasan ya
  • Dispensasi dari camat bila pendaftaran nikah kurang dari 10 hari *makanya jangan dadakan*
  • Jika wali nikahmu bukan ayah kandung atau satu alamat denganmu, lampirkan surat keterangan wali dari kelurahan ya
  • Fotokopi akta kematian ayah bila sudah meninggal
  • Fotokopi sertifikat khusus pra nikah
  • Fotokopi imunisasi TT
  • Untuk yang ingin poligami, dapetin dulu surat izin dari Pengadilan Agama